Profil Pekon Suka Mulya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat

28 September 2025
Administrator
Dibaca 30 Kali
Profil Pekon Suka Mulya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat

1. Gambaran Umum

Pekon Suka Mulya merupakan salah satu pekon (desa) yang berada di wilayah Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Pekon ini memiliki kode pos 34883 dan secara administratif menjadi bagian dari wilayah paling barat Lampung yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu.
Secara geografis, wilayah Lemong termasuk daerah perbukitan dan pesisir, sehingga Suka Mulya memiliki bentang alam yang cukup beragam mulai dari perkampungan, kebun masyarakat, hingga aliran sungai kecil yang bermuara ke laut. Kondisi ini menjadikan Suka Mulya memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, perkebunan, serta pengembangan pariwisata alam.

2. Sejarah Singkat

Nama Suka Mulya mencerminkan harapan masyarakat agar kehidupan di pekon ini penuh dengan keberkahan, kesejahteraan, dan kemajuan. Sejak awal berdiri, masyarakat Suka Mulya hidup rukun dalam keberagaman, sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun. Seiring berjalannya waktu, pekon ini terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur.

3. Kondisi Demografi

Jumlah penduduk Pekon Suka Mulya terus bertambah dari tahun ke tahun. Masyarakatnya terdiri dari berbagai kelompok umur, dengan dominasi usia produktif. Sebagian besar kepala keluarga bekerja di sektor:

  • Pertanian dan perkebunan (kopi, lada, kakao, dan tanaman pangan)

  • Nelayan tradisional di wilayah pesisir sekitar

  • Pedagang kecil dan usaha mikro

  • Sebagian kecil bekerja sebagai guru, pegawai negeri, dan tenaga swasta

Masyarakat Suka Mulya dikenal memiliki jiwa gotong-royong yang tinggi, terbukti dari partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan, pembangunan jalan desa, hingga kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan.

4. Pendidikan

Pekon Suka Mulya memiliki beberapa lembaga pendidikan yang berperan penting dalam mencerdaskan generasi muda:

  • KB Cahaya Hati – kelompok bermain/PAUD untuk anak usia dini.

  • TK PGRI Suka Mulya – lembaga pendidikan prasekolah yang mendidik anak-anak sebelum masuk SD.

  • SD Negeri 117 Krui – sekolah dasar negeri dengan jumlah siswa sekitar 74 orang, didukung 10 guru. Sekolah ini memiliki lahan seluas 3.000 m², sudah teraliri listrik PLN, namun akses internet masih terbatas.

Dengan adanya lembaga-lembaga pendidikan ini, diharapkan masyarakat Suka Mulya mampu mencetak generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap bersaing di era digital.

5. Keagamaan dan Sosial Budaya

Mayoritas masyarakat Pekon Suka Mulya memeluk agama Islam. Kehidupan beragama berlangsung harmonis, ditandai dengan aktifnya kegiatan ibadah di masjid maupun mushola. Tradisi seperti pengajian rutin, gotong royong, peringatan hari besar Islam (PHBI), dan kegiatan sosial menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, budaya gotong royong masih terjaga dengan baik, terutama dalam kegiatan membangun rumah, memperbaiki jalan, serta membantu warga yang sedang mengalami musibah.

6. Potensi Ekonomi

Sumber penghasilan utama masyarakat Suka Mulya berasal dari:

  • Pertanian dan perkebunan – kopi, lada, kakao, pisang, dan tanaman palawija.

  • Hasil hutan rakyat – kayu, bambu, dan hasil hutan non-kayu.

  • Perikanan – sebagian warga di pesisir berprofesi sebagai nelayan tradisional.

  • UMKM – usaha rumah tangga seperti warung kelontong, kuliner, dan kerajinan tangan mulai berkembang.

Dengan letaknya yang strategis, Suka Mulya juga berpotensi mengembangkan ekowisata berbasis alam karena Kecamatan Lemong dikenal memiliki panorama pantai dan pegunungan yang indah.

7. Infrastruktur dan Fasilitas

  • Listrik: Sudah teraliri PLN.

  • Jalan desa: Sebagian jalan sudah diaspal, sebagian lain masih berupa pengerasan tanah/batu.

  • Air bersih: Mengandalkan sumur gali, mata air, serta sebagian jaringan pipa sederhana.

  • Kesehatan: Terdapat posyandu dan tenaga kesehatan yang rutin melayani masyarakat. Untuk layanan lebih lengkap, warga menuju puskesmas di kecamatan.

  • Komunikasi & Internet: Sinyal telepon sudah tersedia, meski akses internet masih terbatas di beberapa titik.

8. Tantangan dan Permasalahan

Beberapa permasalahan yang masih dihadapi Pekon Suka Mulya antara lain:

  • Bencana alam: Wilayah ini rawan longsor, seperti yang pernah terjadi di Pemangku Lintik dan menelan korban jiwa.

  • Akses pendidikan digital: Keterbatasan internet di sekolah membuat pembelajaran berbasis teknologi belum optimal.

  • Infrastruktur jalan: Masih ada beberapa ruas jalan yang butuh peningkatan kualitas untuk mendukung mobilitas warga.

9. Harapan dan Visi Pembangunan

Masyarakat Pekon Suka Mulya memiliki harapan besar agar pekonnya semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan semangat gotong royong, kepemimpinan pekon yang amanah, serta dukungan pemerintah, Suka Mulya bertekad untuk:

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan akses teknologi informasi.

  2. Mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian, perkebunan, dan pariwisata.

  3. Menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi risiko bencana alam.

  4. Meningkatkan kualitas infrastruktur untuk menunjang aktivitas masyarakat.

  5. Memperkuat nilai-nilai agama, budaya, dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.